barusan aja nonton film "jamilah & Sang Presiden" di salah satu stasiun TV swasta, dan tergelitik ayah untuk mencurahkan isi kepala disini.
dlm film tersebut ada koordinator demonstran yg menggunakan simbol-simbol serta slogan agama sebagai bentuk pembenaran terhadap sang pelacur "jamilah", padahal dia hanya seorang pengecut yg menggunakan agama untuk kepentingan pribadi.
God...kenapa tidak kau enyahkan saja manusia-manusia munafik yg memakai agama sebagai alat politisasi & pembenaran atas tindakan pribadi.
film yg sangat bagus, brainstorming yg cerdas, layak untuk dikoleksi.






